Minggu, 02 Oktober 2016

Cara Memperbaiki RAM yang Rusak



Cara Memperbaiki RAM yang Rusak

Penting! Syarat Anda bisa melakukan langkah-langkah cara memperbaiki kerusakan RAM berikut adalah tidak adanya kerusakan fisik seperti pecah, patah, atau retak, juga tidak pernah terkena air sebelumnya ketika komputer menyala (konsleting). Baik, sekarang silakan lepaskan memory RAM Anda dari motherboard dan bisa dicoba beberapa cara berikut yang sudah saya susun berdasarkan tingkat kesulitan. Kemungkinan keberhasilan cara berikut adalah 60%, “Do With Your Own Risk”.

1. Bersihkan pin RAM dengan penghapus atau kain halus.



Silakan gosok pin tembaga pada RAM dengan menggunakan penghapus yang lembut. Tujuan dari cara tersebut ialah untuk membersihkan tembaga dari debu dan kotoran serta “memancing” ion-ion pada tembaga untuk kembali aktif. Anda juga bisa mengganti penghapus dengan kain yang lembut untuk menggosok. Coba pasang kembali dan nyalakan komputer Anda. Biasanya pada tahap ini RAM yag error atau rusak berhasil diperbaiki.

2. Bersihkan RAM secara menyeluruh.





Jika pada cara pertama belum berhasil, lakukan cara kedua. Dengan membersihkan seluruh permukaan memory dengan menggunakan tiner atau alkohol. Gunakan cotton bath untuk membantu membersihkan kaki-kaki IC. Pastikan benar-benar bersih dan kering sebelum memasangnya kembali.

3. Beri stimulasi arus listrik pada RAM dengan Multimeter.




Jika kedua cara sebelumnya belum berhasil, silakan coba usaha ketiga. Dengan menggunakan arus listrik dari multimeter sebagai “pancingan” untuk memperbaiki adanya gangguan aliran arus listrik yang dibutuhkan RAM untuk bekerja. Prinsip kerjanya sama dengan reset CMOS pada motherboard.

Caranya, set skala multimeter pada skala Ohm dengan posisi ukuran bebas (10K, 100K, dan seterusnya). Lalu tempelkan jarum negatif (kabel hitam) pada salah satu pin tembaga pada kaki-kaki RAM, dan jarum positif (kabel merah) pada kaki-kaki IC memory. Tempelkan jarum kabel merah pada semua kaki IC/chipset memory satu persatu. Jika sudah, bersihkan dan pasang RAM.

Pada tahap ini biasanya RAM yang rusak (mati/error) sudah bisa digunakan secara normal. Pada beberapa kasus diperlukan beberapa kali “trial and error”. Saya pernah mengalami mengulang cara 1-3 beberapa kali hingga akhirnya RAM berhasil diperbaiki. Jika memang sampai beberapa kali dicoba belum berhasil, patut dicoba cara terakhir yang paling ekstrim.