Cara menyambung Kabel Fiber Optic (Serat Kaca)
Penulis tidak terlalu banyak membahas fiber optic dalam pengertian dan kegunaaan, namun penulis ingin berbagi pengetahuan tentang cara menyambung kabel fiber optik tersebut. Mungkin terbersit dalam pikiran kita bagaimana cara menyambung kabel yang terbuat dari kaca. Kabel yang terbuat dari tembaga mungkin bisa di sambung dengan cara disolder atau dililit kemudian di tutup dengan isolasi. Bagaimana dengan kabel yang terbuat dari kaca? Apakah dipanaskan, di las, atau direkatkan saja dengan sebuah lem?
Kita akan membahas bagaimana kabel serat kaca tersebut apabila ingin disambungkan. Apa saja alat dan langkah yang dilakukan kali ini kita akan bahas. Penyambungan kabel serat kaca biasa disebut dengan tehnik splicing. Teknik Splicing terbagi 2 yaitu Fusion splicing dan Mechanical splicing. Fusion splicing adalah metode penyambungan serat optic yang memberikan hasil paling permanen dan menimbulkan daya rugi paling rendah yaitu sebesar 0.05 dB atau sekitar 1 % dari daya total.
- Potong kedua ujung kabel serat kaca dengan alat pemotong khusus agar permukaan datar sempurna.
- Masukkan kedua ujung kabel serat kaca kedalam alat penyambung.
- Cek sambungan dengan alat yang sama apakah sudah rapi atau belum, apabila sudah dibawah 0,03 dB maka sambungan dapat dibilang bagus.
- Pasang pelindung sambungan yang terdiri dari bahan timah dan kaca pelindung.
Kelemahan mekanik splicing adalah menghasilkan hambatan yang cukup besar yang dapat mempengaruhi data dan informasi yang disalurkan melalui kabel serat kaca tersebut.
Alat pendukung proses penyambungan kabel serat kaca ini antara lain:
- Tang Potong Kabel, Gergaji Besi;
- Fiber Cleaver (Pemotong Core);
- Obeng;
- Alkohohol Kadar 96%;
- Tissue;
- Fiber Stripper (Tang Pengupas);
- Kain Lap;
- Sarung Tangan; dan
- Solar atau Minyak Tanah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar